Logo

Desa Solonsa Jaya

Kabupaten Morowali

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Proeses penguburan/kremasi

Proeses penguburan/kremasi

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 10 kali

Proeses penguburan/kremasi

Di Desa Solonsa Jaya, Kecamatan Wita Ponda, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terdapat umat Hindu dan kegiatan keagamaan Hindu, termasuk keberadaan Pura Agung Catur Bumi Wana Giri Nata. KKegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT+1

Jika yang Anda maksud adalah rangkaian acara agama Hindu dalam proses kremasi jenazah (Ngaben), secara umum prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut. Namun, tata cara di Solonsa Jaya dapat mengikuti desa, adat, keluarga, serta petunjuk sulinggih/pinandita setempat, sehingga tidak semua tahapan harus persis sama.

Rangkaian upacara kremasi/Ngaben

  1. Persiapan keluarga dan upacara

    • Keluarga melakukan musyawarah dengan pemangku/pinandita atau sulinggih.
    • Menyiapkan sarana upacara, sesajen/banten, tempat kremasi, serta perlengkapan lainnya.
    • Masyarakat biasanya ikut membantu secara gotong royong.
  2. Pembersihan dan pengurusan jenazah

    • Jenazah dipersiapkan dan dibersihkan sesuai tata cara Hindu setempat.
    • Dalam tradisi Hindu Bali dikenal tahapan ngerik​es, yang mencakup pembersihan dan pembungkusan jenazah. CCeraken
  3. Persembahyangan dan doa

    • Keluarga bersama umat melakukan persembahyangan.
    • Doa ditujukan untuk memohon penyucian dan kelancaran perjalanan Atman orang yang telah meninggal.
  4. Pengusungan jenazah menuju tempat kremasi

    • Jenazah dibawa menuju tempat pembakaran dengan sarana upacara yang telah dipersiapkan.
    • Dalam tradisi Ngaben Bali, sarana seperti bade dapat digunakan sebagai wadah pengusungan. VVisit Indonesia
  5. Upacara inti / kremasi

    • Dilaksanakan persembahyangan dan ritual penyucian sebelum pembakaran.
    • Jenazah kemudian dikremasi sebagai bagian dari Pitra Yadnya, yaitu penghormatan dan kewajiban suci kepada orang yang telah meninggal. WWebsite Resmi Desa Wanamukti Barat+1
    • Api memiliki makna penting sebagai sarana peleburan unsur jasmani dan pengantar menuju alam ketuhanan. CCeraken
  6. Pengumpulan sisa kremasi

    • Setelah pembakaran selesai, sisa tulang/abu dikumpulkan dengan tata cara yang telah ditentukan.
    • Dalam tradisi tertentu tahapan ini dikenal sebagai Nuduk Galih. VVisit Indonesia
  7. Nganyud/Nganyut

    • Abu atau sisa kremasi kemudian dihanyutkan ke sungai atau laut sesuai adat dan petunjuk pemuka agama.
    • Tahapan ini melambangkan pelepasan dan pengembalian unsur jasmani kepada alam. VVisit Indonesia
  8. Upacara lanjutan

    • Setelah kremasi dapat dilaksanakan upacara lanjutan sesuai tradisi keluarga dan adat setempat, sebagai bentuk penghormatan terakhir serta penyucian Atman.

Catatan penting: istilah dan urutan upacara dapat berbeda antara masyarakat Hindu Bali, Jawa, dan komunitas Hindu lainnya. Karena Solonsa Jaya merupakan wilayah transmigrasi dengan komunitas Hindu, sebaiknya untuk membuat susunan acara kremasi yang benar-benar sesuai adat Hindu di Solonsa Jaya, kita perlu menyesuaikannya dengan petunjuk pemangku/pinandita atau Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) setempat.

Kalau Anda membutuhkan, saya juga bisa membuatkan susunan acara Ngaben/kremasi jenazah Hindu di Desa Solonsa Jaya secara lengkap dari awal sampai selesai, termasuk nama upacara, urutan doa/mantra, perlengkapan/banten, petugas, dan susunan acara untuk dibacakan oleh pembawa acara.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Solonsa Jaya

Kecamatan Wita Ponda

Kabupaten Morowali

Provinsi Sulawesi Tengah

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia